Berita Terkini
DPMPTSP Surabaya Terima Kunjungan Komisi C DPRD Lumajang Bahas Inovasi Perizinan Fiber Optic
Tren Pertumbuhan Investasi PMDN Non-UMK di Surabaya Tahun 2024
Festival Rujak Uleg Surabaya Masuk Dalam Daftar 110 Kalender Nasional "Kharisma Event Nusantara"
Kunjungan Kerja ke Kawasan Industri Hsinchu (Hshinchu Science Park) dan pemangku kepentingan di Taiwan (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia/KDEI, The Department of Investment Promotion/DOIP, dan Ministry of Economic Affairs)
Dari Siola ke Indonesia City Expo: DPMPTSP Kota Surabaya Bawa Layanan Langsung ke Masyarakat


Berita dan Artikel
DPMPTSP Kota Surabaya Hadiri Undangan DPMPTSP Jawa Timur Dorong Optimalisasi LKPM
- By -
- 24 September 2025
DPMPTSP Kota Surabaya - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya menghadiri undangan dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur pada hari Rabu tanggal 17 September 2025 di kantor DPMPTSP Provinsi Jawa Timur dalam agenda pembahasan langkah konkret mendorong pelaku usaha untuk menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung capaian realisasi investasi Jawa Timur yang ditargetkan sebesar Rp155,61 triliun.
Dalam pertemuan tersebut, dihadiri perwakilan dari DPMPTSP Kabupaten/Kota se Jawa Timur, DPMPTSP Provinsi Jawa Timur menekankan pentingnya peran aktif kabupaten/kota dalam mengawal pelaku usaha agar tertib menyampaikan LKPM sesuai ketentuan. Laporan ini menjadi instrumen strategis untuk memantau perkembangan investasi serta memastikan setiap kegiatan usaha berjalan sesuai perizinan yang telah diterbitkan.
DPMPTSP Kota Surabaya menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat pendampingan, sosialisasi, hingga bimbingan teknis bagi para pelaku usaha. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan penyampaian LKPM sekaligus memberikan data yang akurat bagi pemerintah dalam perumusan kebijakan investasi.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten/kota optimistis capaian realisasi investasi dapat terpenuhi, sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat, transparan, dan berkelanjutan di Jawa Timur.