Berita Terkini
Komisi B DPRD Kota Magelang Pelajari Strategi Peningkatan Pelayanan Publik di Surabaya
Sosialisasi NIB dan PIRT di Wilayah Pabean Cantian
Kunjungan Studi Referensi Pemerintah Kabupaten Belitung Timur ke Mal Pelayanan Publik Surabaya
Sosialisasi Sekul Panas (Semarak Usaha Kecil Pangan Naik Kelas) di Kelurahan Gading
Arahan Walikota Surabaya Terkait Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya


Berita dan Artikel
Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Layanan PBG untuk MBR di MPP Kota Surabaya
- By -
- 17 October 2025
DPMPTSP Kota Surabaya - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Surabaya pada Jumat tanggal 17 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk penerbitan persetujuan bangunan gedung (PBG), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dalam kunjungan tersebut, kedua menteri didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T, dan Sekretaris Daerah Kota Surabaya. Mereka meninjau berbagai stan pelayanan yang ada di MPP Kota Surabaya, termasuk layanan terpadu yang mendukung percepatan proses PBG dan kemudahan akses bagi masyarakat.
Menteri PKP dan Mendagri menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya dalam memberikan kemudahan perizinan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tengah membangun rumah layak huni dengan menerbitkan PBG hanya dengan 15 menit.
Sementara itu, Mendagri menambahkan bahwa keberadaan layanan seperti di MPP Kota Surabaya memperlihatkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berpihak kepada rakyat kecil.
Wali Kota Surabaya juga menyampaikan bahwa layanan PBG untuk MBR merupakan salah satu prioritas Pemkot dalam mewujudkan kota yang inklusif dan tertib bangunan. “Kami terus berupaya agar semua warga, termasuk MBR, dapat memiliki rumah yang aman, layak, dan memiliki legalitas bangunan yang sah,” jelasnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan dialog singkat bersama petugas pelayanan dan masyarakat penerima manfaat, sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan publik yang berorientasi pada kemudahan dan kecepatan bagi seluruh lapisan masyarakat.