Berita Terkini
Pelaporan LKPM TW IV dan Semester II Tahun 2025 Dibuka, Pelaku Usaha Wajib Lapor 1–10 Januari 2026
DPMPTSP Kota Surabaya Hadiri Sosialisasi Percepatan Investasi Provinsi Jawa Timur
DPMPTSP Kota Surabaya Masuk Nominasi Kinerja Sangat Baik dalam Penyelenggaraan PTSP dan Percepatan Berusaha
Pemerintah Kota Surabaya Berpartisipasi Dalam Pameran Inovasi Pelayanan Publik Jatim 2023
Perkuat Legalitas UMKM, DPMPTSP Surabaya Bedah Strategi Ekonomi di Kecamatan Pakal


Berita dan Artikel
Pemkot Surabaya Bangun Rusunami Awal Tahun 2024
- By -
- 29 September 2023
Salah Satu Inovasi Pemerintah Kota (Pemkokt) Surabaya adalah membangun Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yanng mana inovasi ini sudah ditunggu oleh masyarakat Surabaya. Terlihat dari banyak yang bertanya-tanya tentang Rusunami itu, dan terhitung sudah ada 13 orang yang sudah membayar nomor urut pemesanan (NUP). Pembangunan ini akan dimulai di awal tahun 2024.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Irvan Wahyudrajad memastikan pada bulan Januari 2024 mendatang pembangunan Rusunami akan dimulai di Surabaya Timur. Pembangunannya akan dilakukan langsung oleh pihak ketiga, yaitu PT YEKAPE SURABAYA.
“Sembari menunggu pembangunannya itu, kami terus menginformasikan kepada para penghuni rusunawa yang telah lulus dari keluarga miskin (gakin) dan sudah keluar dari rusunawa. Jadi, yang dibangun oleh PT YEKAPE SURABAYA untuk penghuni rusunawa yang sudah lulus dan bisa menempati rusunami itu nantinya," kata Irvan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pembangunan Rusunami nantinya akan dilakukan tiga lantai. Rusunami dengan sertifikat hak milik satuan rumah susun (SHMSRS) yang merupakan bukti kepemilikan bangunan yang sah dan dilindungi undang-undang. Bahkan bisa juga dijadikan sebagai jaminan di perbankan, Sedangkan untuk pembangunan rusunami dengan Kementerian PUPR nantinya akan berpola atau sistem SKBG seperti HGB diatas HPL. "Mungkin kita menggandeng private sektor, swasta untuk investasi," terangnya.
Sedangkan untuk skema pembayaran rusunami dengan jangka panjang dan angsuran murah. Ini diharapkan supaya warga Surabaya bisa memiliki rumah layak huni sesuai dengan kemampuan mereka. "Jadi misal SKBG-nya sampai 60 tahun, dia (warga) nyicilnya mungkin 30 tahun. Mungkin kalau Rp 500 ribu per bulan itu bisa mampu mereka," kata Irvan.