Berita Terkini
Kategori Pelayanan Prima Lingkup Pemerintah Kota
Kunjungan Kerja dari Kementerian PANRB terkait FGD Implementasi Reformasi Birokrasi di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya
Sosialisasi Pelayanan Perizinan Berusaha di Kecamatan Bulak dan Wonocolo
Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Kinerja Investasi Terbaik
Memperingati Hari Sumpah Pemuda di Surabaya: Pesan dan Harapan untuk Pemuda Kota


Berita dan Artikel
Sosialisasi Layanan Informasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko oleh Kementrian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI
- By Admin
- 20 November 2024

DPMPTSP Kota Surabaya - Dalam upaya meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah daerah terkait layanan pemberian informasi dan bantuan perizinan berusaha, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI menyelenggarakan Sosialisasi Layanan Informasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Jumat (15/11/2024) ini bertujuan untuk memperkenalkan implementasi inovasi layanan bantuan dan informasi bagi pengguna Online Single Submission (OSS) dengan memanfaatkan berbagai kanal layanan seperti telepon, whatsapp, email, maupun tatap muka.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Kuta, Bali ini dihadiri oleh perwakilan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dari 30 daerah di Indonesia. DPMPTSP Kota Surabaya turut hadir dengan diwakili oleh Nur Ulfatur Roiha, S.Kom, MT selaku Ketua Tim Kerja Data, Informasi, dan Promosi Penanaman Modal serta Ulvia Zulvia, ST selaku Ketua Tim Kerja Pelayanan Perizinan Berusaha. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai inovasi dalam layanan perizinan berusaha. Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut antara lain :
1. | Inovasi dalam Layanan Informasi |
2. | Implementasi Contact Center sebagai Inovasi dalam Pemberian Informasi Perizinan Berusaha |
3. | Transformasi Digital untuk Peningkatan Akses & Efisiensi Pelayanan Publik |
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah daerah dalam memberikan layanan perizinan berusaha berbasis risiko. Dengan penerapan berbagai inovasi yang diperkenalkan, diharapkan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efisien.